|

Rusia Gerah dengan Virus 'Red October'


MOSKOW - Pergerakan virus 'Red October' nampaknya membuat pemerintah Rusia khawatir. Karenanya, Presiden Vladimir Putin memerintahkan penerapan struktur baru untuk menyelematkan negaranya dari serangan siber (cyberattack).
The Voice of Rusia mewartakan, struktur ini akan menjadi bagian dari Rusia Federal Security Service (FSB). Demikian dilansir dari Softpedia, Senin (28/1/2013).
Diketahui, Red October merupakan virus yang melancarkan misi spionase melalui jagad maya. Virus diidentifikasi muncul mengumpulkan data dari perangkat mobile, sistem komputer dan peralatan jaringan.
Guna memperkuat keamanan, Negeri Beruang Merah ini telah memiliki beberapa unit untuk menangkal serangan cyber. Para ahli pun menganggap, langkah yang dilakukan Rusia bisa dikatakan logis, mengingat ancaman dari virus ini terus berkembang.
Saat merilis temuan Red October, para ahli dari Kaspersky Lab mengungkap bahwa Rusia bukan hanya sebagai target. Melainkan sebagai basis dari server pengendali virus itu.
"Ada bukti kuat yang menunjukan para penyerang berasal dari Rusia," kata Kaspersky Lab.

Tidak ada komentar for: "Rusia Gerah dengan Virus 'Red October' "


Leave a Reply

More Latest